Breaking News
light_mode
Beranda » Jejak Rasa » Sensasi Pedas di Sukabumi yang Bikin Pecinta Kuliner Penasaran

Sensasi Pedas di Sukabumi yang Bikin Pecinta Kuliner Penasaran

  • account_circle Ilham
  • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumidigital – Bagi sebagian orang, makan tanpa rasa pedas bagaikan sayur tanpa garam. Hambar, membosankan, dan sama sekali tidak menantang. Fenomena “gila pedas” ini menciptakan gelombang pencarian terhadap hidangan yang mampu membakar lidah sekaligus memacu adrenalin hingga ke titik tertinggi di sudut-sudut kota Sukabumi. Sensasi panas yang meledak di mulut bukan sekadar urusan rasa, melainkan sebuah pengalaman sensorik yang dicari oleh mereka yang haus akan tantangan ekstrem. Rasa pedas yang intens ini sering kali memicu pelepasan hormon endorfin yang menciptakan perasaan bahagia, sehingga tidak heran jika para penikmatnya justru merasa ketagihan meski harus bercucuran keringat. Di Sukabumi, beberapa titik kuliner menawarkan level kepedasan yang provokatif, memaksa siapa pun untuk datang dan menguji nyali lidah mereka.

Jika Anda mengaku sebagai pemuja rasa pedas sejati, jenis hidangan di Sukabumi berikut wajib masuk dalam daftar buruan Anda:

1. Seblak Prasmanan (Seblak Teh Nda)

Menawarkan kuah kencur berwarna merah membara dengan tingkat kepedasan yang bisa diatur sendiri, lengkap dengan pilihan topping yang melimpah mulai dari kerupuk hingga tulang ayam.

2. Ayam Geprek (Ayam Geprek Pangeran)

Ayam goreng tepung renyah yang dihancurkan bersama sambal korek mentah berbahan cabai rawit setan yang disiram minyak panas, memberikan aroma pedas yang sangat menusuk.

3. Baso Aci (Baso Aci Akang)

Perpaduan tekstur kenyal baso aci dengan kuah kaldu pedas-asam yang segar, sangat pas dinikmati saat udara dingin Sukabumi mulai terasa.

4. Mie Nampol

Seperti namanya, mie ini menawarkan level kepedasan yang benar-benar “menampol” lidah dengan bumbu rempah dan cabai giling yang sangat pekat.

Mengejar sensasi pedas di Sukabumi bukan hanya soal ketahanan lidah, tapi juga soal kepuasan saat berhasil menaklukkan setiap tantangan di atas piring. Setiap tempat di atas memiliki ciri khas pedas yang berbeda, mulai dari yang pedasnya membakar perlahan hingga yang langsung meledak sejak suapan pertama.

Tips Makan Pedas

Menikmati makanan pedas perlu strategi agar pengalaman tetap menyenangkan. Pilih level pedas sesuai kemampuan lidah. Jangan langsung mencoba tingkat tertinggi jika belum terbiasa. Minum susu atau makan nasi dapat membantu meredakan rasa panas di mulut. Hindari minum air putih terlalu banyak karena justru menyebarkan sensasi pedas. Nikmati makanan secara perlahan agar tubuh dapat menyesuaikan sensasi panas yang datang.

  • Penulis: Ilham
  • Editor: Marlinda Azizah Sakima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Panggung di Pabuaran Sukabumi Ludes Terbakar, IRT 52 Tahun Meninggal Dunia

    Rumah Panggung di Pabuaran Sukabumi Ludes Terbakar, IRT 52 Tahun Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Varisca Zulianti Suryadi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Kebakaran rumah di Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, menelan korban jiwa pada Senin pagi (2/3/2026). Peristiwa tragis itu terjadi di Kampung Cimala RT 20/05, Desa Bantarsari, Kecamatan Pabuaran, sekitar pukul 06.00 WIB. Satu unit rumah panggung berukuran 4 x 8 meter hangus dilalap api dan menyebabkan seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Dewi (52 tahun) […]

  • Ketika Zona Nyaman Justru Menjadi Ancaman Masa Depan

    Ketika Zona Nyaman Justru Menjadi Ancaman Masa Depan

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Varisca Zulianti Suryadi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Banyak orang merasa sudah berada di zona nyaman karena memiliki pekerjaan tetap, penghasilan rutin, dan kehidupan yang stabil. Namun, di balik rasa aman tersebut, sering muncul pertanyaan penting yang kerap mereka abaikan, apakah kondisi ini benar-benar menjamin masa depan, atau justru menjadi ancaman yang tidak mereka sadari? Rasa aman kadang menipu persepsi. Banyak […]

  • 900 Kali Aksi Kamisan: Korban Pelanggaran HAM Masih Menunggu Keadilan

    900 Kali Aksi Kamisan: Korban Pelanggaran HAM Masih Menunggu Keadilan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Marlinda Azizah Sakima
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Aksi Kamisan memasuki gelaran ke-900 pada Kamis (05/03/2026) di depan Istana Negara, Jakarta. Momentum ini menandai konsistensi keluarga korban dan jaringan masyarakat sipil dalam menuntut penyelesaian kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat di Indonesia yang hingga kini belum memperoleh kepastian hukum. Sejak pertama kali digelar pada 18 Januari 2007, Aksi Kamisan berlangsung setiap […]

  • Nongkrong Sambil Berkuda? Amador Valley Coffee & Grill Bar Jadi Spot Favorit Anak Muda

    Nongkrong Sambil Berkuda? Amador Valley Coffee & Grill Bar Jadi Spot Favorit Anak Muda

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Nesya Ayuna
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Tren coffee shop estetik terus berkembang dan kalangan anak muda semakin menyukainya. Kini, cafe tidak hanya berfungsi sebagai tempat menikmati kopi, tetapi juga menjadi ruang untuk bersantai, bekerja, hingga mencari suasana baru yang lebih nyaman. Banyak anak muda memilih cafe berkonsep unik untuk berkumpul bersama teman atau sekadar melepas penat setelah aktivitas harian. […]

  • Deadline Terasa Mepet? Saatnya Mengubah Strategi Kerja agar Lebih Produktif

    Deadline Terasa Mepet? Saatnya Mengubah Strategi Kerja agar Lebih Produktif

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Varisca Zulianti Suryadi
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Deadline kerap terasa seperti musuh bersama. Mahasiswa dan pekerja muda sering mengeluhkan tugas yang datang bersamaan, waktu yang terasa makin sempit, serta tekanan yang meningkat menjelang hari pengumpulan. Tidak sedikit yang langsung menyalahkan jadwal padat atau atasan dan dosen yang dianggap terlalu menuntut. Namun sebelum menyalahkan keadaan, sebaiknya bercermin sejenak dan melihat apakah […]

  • guru

    Bikin Guru Makin Kompeten! Workshop MGMP IPA Sukabumi Kupas Tuntas Literasi & Penyusunan Soal

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Aulia Akhira Ramadhani
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Dalam upaya menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang, peningkatan kompetensi guru menjadi hal penting. Oleh karena itu, guru perlu memiliki literasi yang kuat serta kemampuan menyusun evaluasi pembelajaran yang tepat. Kedua hal ini menjadi kunci dalam menciptakan proses belajar yang berkualitas. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Workshop “Sinergi Bersama Penerbit Erlangga: Bedah Buku […]

expand_less