Breaking News
light_mode
Beranda » Relate » Dompet Tipis tapi Nongkrong Tetap Eksis ala Gen Z Sukabumi

Dompet Tipis tapi Nongkrong Tetap Eksis ala Gen Z Sukabumi

  • account_circle Varisca Zulianti Suryadi
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumidigital – Gaya hidup nongkrong kini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari keseharian Gen Z di Sukabumi. Menjelang sore hingga malam akhir pekan, kafe sederhana, sudut alun-alun, dan taman kota dipenuhi anak muda yang menghabiskan waktu bersama.

Mereka datang untuk berbincang, menyelesaikan tugas, merancang ide, atau sekadar melepas lelah setelah aktivitas kuliah dan pekerjaan. Bagi mereka, nongkrong bukan hanya soal tempat, tetapi juga tentang menemukan suasana yang membuat mereka merasa nyaman dan terhubung.

Realita Finansial di Balik Gaya Hidup Nongkrong

Namun, kondisi finansial tidak selalu berjalan seirama dengan gaya hidup tersebut. Banyak mahasiswa mengandalkan uang saku bulanan yang terbatas. Sebagian mengambil pekerjaan paruh waktu, sebagian lain menekan pengeluaran agar kebutuhan utama tetap aman. Meski begitu, mereka tetap menyisihkan waktu untuk berkumpul. Mereka tidak menyerah pada keadaan, justru mencari cara agar tetap bisa bersosialisasi tanpa menguras dompet.

Strategi Hemat Nongkrong Ala Gen Z Sukabumi

Gen Z Sukabumi menunjukkan kecerdikan dalam mengatur strategi. Mereka memilih tempat yang sesuai anggaran, memanfaatkan promo, dan berbagi pesanan agar biaya lebih ringan. Mereka mengatur jadwal nongkrong agar tidak berbenturan dengan kebutuhan lain. Ketika dana benar-benar terbatas, mereka beralih ke ruang publik yang nyaman tanpa biaya masuk. Langkah-langkah sederhana ini memperlihatkan bahwa eksistensi tidak selalu membutuhkan pengeluaran besar.

Nongkrong Bukan Sekadar Tren, Tapi Ruang Berkembang

Bagi mereka, nongkrong bukan sekadar tren. Mereka memanfaatkan momen itu untuk memperluas relasi, memperkuat solidaritas, dan membangun peluang. Banyak ide kegiatan kampus, rencana usaha kecil, hingga proyek kreatif lahir dari obrolan santai. Mereka menggunakan ruang tersebut sebagai tempat bertumbuh, bukan hanya tempat berfoto.

Pengaruh Media Sosial dalam Gaya Hidup Nongkrong

Media sosial memang ikut memberi warna. Setelah pertemuan selesai, mereka sering membagikan momen kebersamaan melalui story atau unggahan singkat. Mereka sadar bahwa kehadiran digital membentuk citra diri. Meski begitu, semakin banyak yang mulai menyadari pentingnya batas. Mereka belajar mengontrol frekuensi nongkrong dan menyesuaikannya dengan kondisi keuangan.

Belajar Mengelola Keuangan di Tengah Gaya Hidup Sosial

Realita “dompet tipis” tidak memadamkan semangat mereka. Mereka justru belajar bertanggung jawab atas pilihan sendiri. Mereka menimbang kebutuhan sebelum mengikuti ajakan, mereka menghitung pengeluaran sebelum memesan, dan mereka menahan diri ketika situasi tidak memungkinkan. Sikap ini menunjukkan kedewasaan yang tumbuh dari pengalaman.

Kunci Utama Menjaga Keseimbangan Prioritas

Pada akhirnya, persoalan bukan soal seberapa sering nongkrong atau seberapa tebal dompet. Persoalan terletak pada cara mengelola prioritas. Ketika Gen Z Sukabumi mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan sosial dan tanggung jawab finansial, mereka membuktikan bahwa eksistensi tidak selalu bergantung pada gengsi, tetapi pada cara mereka memberi makna pada setiap pertemuan.

  • Penulis: Varisca Zulianti Suryadi
  • Editor: Lusi Mardiana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ngopi Sambil Melihat Satwa, Ini Keunikan Kopi Kandang di Sukabumi

    Ngopi Sambil Melihat Satwa, Ini Keunikan Kopi Kandang di Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Nesya Ayuna
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Menikmati kopi sambil melihat satwa menjadi pengalaman yang jarang ditemukan di sebuah kafe. Namun, pengunjung bisa merasakan hal tersebut di Kopi Kandang. Tempat ini menghadirkan konsep berbeda dengan menggabungkan kedai kopi, suasana alam, dan area satwa dalam satu lokasi. Di tengah maraknya kafe di Sukabumi, Kopi Kandang tampil dengan identitas yang kuat. Pengelola […]

  • gemini live

    Gemini Search Live Resmi Hadir di Indonesia, Kini Bisa Tanya Langsung Lewat Video

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Aulia Akhira Ramadhani
    • 0Komentar

    SukabumiDigital – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan kembali menghadirkan inovasi baru. Google resmi meluncurkan fitur Gemini Search Live Indonesia, sebuah teknologi yang memungkinkan pengguna mencari informasi secara langsung melalui video. Fitur ini menjadi terobosan baru cara masyarakat berinteraksi mesin pencari. Jika sebelumnya pencarian hanya melalui teks atau suara, kini pengguna bisa langsung mengarahkan kamera ke objek […]

  • Jangan Tunggu Lulus, Ini Cara Membangun Personal Branding Sejak Masih Kuliah Banyak

    Jangan Tunggu Lulus, Ini Cara Membangun Personal Branding Sejak Masih Kuliah Banyak

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Aulia Akhira
    • 0Komentar

    Sukabumidigital.com – Persaingan dunia kerja yang semakin ketat membuat mahasiswa perlu mempersiapkan diri sejak bangku kuliah. Tidak hanya mengandalkan nilai akademik, mahasiswa juga perlu menunjukkan kemampuan, pengalaman, prestasi, dan karakter yang dapat menjadi nilai tambah. Karena itu, cara membangun personal branding sejak masih kuliah menjadi langkah penting untuk memperkenalkan potensi diri, memperluas jaringan, serta membuka […]

  • Tingkatkan Kompetensi Digital, Siswa SMK Al-Husaeniyah Ikuti Pelatihan Business Intelligence dan Power BI

    Tingkatkan Kompetensi Digital, Siswa SMK Al-Husaeniyah Ikuti Pelatihan Business Intelligence dan Power BI

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi melaksanakan kegiatan pelatihan teknologi bertajuk “Peran Data Analyst dalam Mengolah Data dan Menyajikan Informasi Menggunakan Aplikasi Power BI” pada Selasa (02/06/2026) di SMK Al-Husaeniyah, Kabupaten Sukabumi. Tim mahasiswa yang beranggotakan lima orang, yaitu Surya Asfar, Mohamad Abdul Aziz, M. Azril Rohmatullah, […]

  • Mahasiswa UBSI Raih 9 Penghargaan di PEKSIMIDA DKI Jakarta 2026, Dua Wakili DKI di PEKSIMINAS

    Mahasiswa UBSI Raih 9 Penghargaan di PEKSIMIDA DKI Jakarta 2026, Dua Wakili DKI di PEKSIMINAS

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Ilham
    • 0Komentar

    Sukabumidigital.com, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Provinsi DKI Jakarta 2026. Mahasiswa UBSI berhasil membawa pulang sembilan penghargaan dari 12 cabang lomba dalam ajang PEKSIMIDA DKI Jakarta 2026. Capaian tersebut memperlihatkan kualitas, kreativitas, dan daya saing mahasiswa UBSI di berbagai bidang seni. Dari […]

  • Padel Bikin Nagih! Ini Alasan Olahraga Kekinian Ini Cepat Naik Daun di Indonesia

    Padel Bikin Nagih! Ini Alasan Olahraga Kekinian Ini Cepat Naik Daun di Indonesia

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Bintang film, selebgram, hingga kalangan eksekutif muda kini semakin sering terlihat membawa raket unik di lapangan berkaca. Mereka sedang menikmati padel, olahraga yang memadukan tenis dan squash, yang kini mulai menjadi pilihan baru gaya hidup masyarakat urban di Indonesia. Popularitas padel terus meningkat karena banyak orang merasakan sensasi bermain yang seru dan berbeda. […]

expand_less