Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar » Darurat Bromo! Kebakaran Ludeskan 520 Hektare, Menteri Kehutanan Turun Tangan

Darurat Bromo! Kebakaran Ludeskan 520 Hektare, Menteri Kehutanan Turun Tangan

  • account_circle Anisa Azskia
  • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumidigital – Pertama-tama, kebakaran hutan dan lahan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus meluas. Hingga hari ini, Balai Besar TNBTS mencatat luas area terdampak mencapai 520 hektareAngka ini melonjak drastis dari sebelumnya hanya 176 hektare pada Kamis (6/8).

Akibatnya, pengelola menutup total seluruh akses wisata Gunung Bromo mulai Sabtu (8/8) pukul 22.00 WIB. Penutupan ini berlaku hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Angin Kencang Picu Api Meluas ke Savana

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha menjelaskan penyebab meluasnya kebakaranMenurutnya, api kembali berkobar pada Sabtu malam dan membakar tebing serta area savana. Hembusan angin kencang sejak Sabtu siang mempercepat penyebaran api dari sisi atas tebing ke bawah.

Setelah mencapai area bawah, api membakar vegetasi rerumputan kering dan melintasi Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT) menuju savana. Rudi menambahkan, dampak frost (embun beku) juga turut memperluas kebakaran.

Pemadaman Darat dan Udara Dikerahkan

Untuk memadamkan kobaran api, petugas gabungan mengerahkan tiga helikopter water bombingSetiap helikopter mampu mengangkut sekitar 1.000 liter air. Selain itu, tujuh mobil pemadam kebakaran dan drone turut dikerahkan.

Di sisi darat, petugas gabungan dari TNBTS, BPBD, TNI, dan Polri melakukan pemadaman manual, pendinginan, patroli, serta pembuatan sekat bakar sepanjang 6 kilometer. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak meninjau langsung lokasi kebakaran dan meminta petugas mewaspadai titik api kecil yang tersisa.

Menteri Kehutanan: Jangan Main Api!

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni turun langsung meninjau penanganan karhutla Bromo, Minggu (9/8). Ia mengingatkan masyarakat agar menjauhi aktivitas pemicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membakar lahan untuk membuka area.

“Jangan ada lagi yang bermain api ini secara literal ya, bermain api apakah itu puntung rokok, atau yang lebih nakal lagi land clearing,” tegas Raja Juli. Ia menambahkan, aparat penegak hukum siap menindak pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan.

Balai Besar TNBTS menduga kebakaran disebabkan faktor manusia, bukan fenomena alamTidak ada laporan korban jiwa sejauh ini.

Wisatawan Bisa Ajukan Refund atau Reschedule

Bagi wisatawan yang sudah membeli tiket selama masa penutupan, pengelola memberikan opsi penjadwalan ulang atau pengembalian dana melalui aplikasi booking online TNBTS. Pengelola mengimbau masyarakat dan pelaku usaha wisata tidak melakukan aktivitas di kawasan TNBTS demi keselamatan bersama.

  • Penulis: Anisa Azskia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyakit Menular vs Tidak Menular: Apa Perbedaannya dan Bagaimana Cara Mencegahnya?

    Penyakit Menular vs Tidak Menular: Apa Perbedaannya dan Bagaimana Cara Mencegahnya?

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Ilham
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Dalam dunia kesehatan modern, pemahaman tentang jenis penyakit menjadi fondasi penting dalam upaya pencegahan dan pengobatan. Secara umum, kita membagi penyakit ke dalam dua kategori besar: penyakit menular dan penyakit tidak menular. Meski sering dibahas, masih banyak masyarakat belum memahami perbedaan mendasar di antara keduanya, padahal cara penanganan dan pencegahannya sangat berbeda. Kurangnya […]

  • Hidup Sehat di Bulan Ramadhan: Panduan Lengkap agar Ibadah Lancar dan Tubuh Tetap Bugar

    Hidup Sehat di Bulan Ramadhan: Panduan Lengkap agar Ibadah Lancar dan Tubuh Tetap Bugar

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Bulan suci Ramadhan adalah momen yang dinanti-nantikan umat Islam di seluruh dunia. Selain menjadi sarana meningkatkan ketakwaan, berpuasa selama sebulan penuh juga membawa berbagai manfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Namun, perubahan pola makan dan tidur yang drastis seringkali membuat tubuh terasa lemas, terutama di awal-awal puasa. Agar ibadah tetap lancar dan tubuh […]

  • Menikmati Keindahan Bukit Panenjoan Cibadak, Surga Tersembunyi di Sukabumi

    Menikmati Keindahan Bukit Panenjoan Cibadak, Surga Tersembunyi di Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Kabupaten Sukabumi menyimpan berbagai destinasi wisata alam yang menarik untuk dikunjungi. Salah satunya yaitu Bukit Panenjoan yang berada di kawasan Cibadak, Jawa Barat. Tempat wisata ini menawarkan pemandangan perbukitan yang indah serta suasana sejuk yang cocok bagi wisatawan yang ingin melepas penat tanpa harus melakukan perjalanan pendakian yang sulit. Keindahan Panorama Alam Bukit […]

  • Tak Perlu Mahal! Ini 5 Wisata Alam Sukabumi yang Bikin Pikiran Fresh

    Tak Perlu Mahal! Ini 5 Wisata Alam Sukabumi yang Bikin Pikiran Fresh

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Vasya Muhammad Hafsharkaan
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Tren wisata alam di Sukabumi terus menunjukkan peningkatan, seiring semakin banyak orang mencari suasana segar untuk melepas penat dari rutinitas harian. Lanskap hijau, udara sejuk, serta spot foto estetik kini menjadi daya tarik utama, terutama bagi generasi muda. Menariknya, kamu tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk menikmati keindahan tersebut. Sukabumi menyimpan banyak destinasi […]

  • Tetap Produktif Tanpa Burnout, Ini Manfaat Slow Living bagi Mahasiswa

    Tetap Produktif Tanpa Burnout, Ini Manfaat Slow Living bagi Mahasiswa

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Aulia Akhira
    • 0Komentar

    Sukabumidigital.com – Kehidupan mahasiswa sering menghadirkan berbagai tuntutan yang berjalan secara bersamaan. Mulai dari menyelesaikan tugas kuliah, mengikuti organisasi, mengejar prestasi, membangun relasi, hingga mempersiapkan karier masa depan. Banyak mahasiswa akhirnya merasa lelah karena terus mengejar banyak target tanpa memberikan waktu untuk menikmati proses. Konsep slow living untuk mahasiswa hadir sebagai salah satu cara untuk […]

  • Jangan Cuma Jadi Penikmat Teknologi, Saatnya Jadi Kreator di Era Digital

    Jangan Cuma Jadi Penikmat Teknologi, Saatnya Jadi Kreator di Era Digital

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Hilma Elyazia Rahmah
    • 0Komentar

    Sukabumidigital.com – Setiap hari, miliaran orang di seluruh dunia berinteraksi dengan teknologi. Mulai dari membuka media sosial, memesan transportasi secara daring, hingga melakukan transaksi keuangan digital. Namun, di tengah tingginya penggunaan tersebut, sebagian besar masyarakat masih berperan sebagai pengguna (user). Padahal, peluang besar terbuka bagi mereka yang memahami dan mampu merancang sistem di balik teknologi […]

expand_less