Breaking News
light_mode
Beranda » Edukasi » Mengapa Orang Mudah Percaya Hoaks?

Mengapa Orang Mudah Percaya Hoaks?

  • account_circle Ilham
  • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumidigital – Coba jujur dulu sebentar. Berapa kali kita menerima pesan di grup WhatsApp yang terdengar serius, panjang, kadang menakutkan, lalu di akhir pesan tertulis “Tolong sebarkan ke keluarga dan teman-teman sebelum terlambat.”

Anehnya, banyak orang langsung meneruskan pesan itu. Tanpa mengecek, bertanya, dan berpikir dua kali. Padahal di zaman sekarang, hoaks sudah seperti penyakit yang menyebar cepat. Ironisnya, yang menyebarkannya sering kali bukan orang bodoh. Justru kadang orang yang terlihat cerdas, berpendidikan, bahkan aktif di media sosial.

Jadi masalahnya bukan sekadar soal pintar atau tidak. Masalahnya ada pada cara kita memproses informasi. Manusia pada dasarnya menyukai hal-hal yang membuat dirinya merasa benar. Kalau ada informasi yang sejalan dengan apa yang kita pikirkan selama ini, kita cenderung langsung percaya. Rasanya seperti menemukan pembenaran, seolah-olah ada bukti bahwa pandangan kita memang tepat.

Cara Hoaks Bekerja

Di situlah hoaks bekerja.

Pembuat hoaks memahami satu hal penting, orang lebih mudah bereaksi terhadap emosi daripada logika. Maka mereka membuat cerita yang memancing rasa takut, marah, atau panik. Kadang mereka menggunakan bahasa dramatis, kadang menyusunnya seolah-olah sebagai rahasia besar yang tidak banyak orang ketahui.

Begitu emosi terpancing, akal sehat sering ikut menepi.

Hal lain yang membuat hoaks mudah dipercaya adalah tampilan. Di internet, sesuatu yang terlihat rapi sering orang anggap benar. Orang bisa menambahkan gambar, logo, dan tulisan panjang yang terlihat meyakinkan. Padahal siapa pun bisa membuatnya dalam beberapa menit.

Hentikan Penyebaran Hoaks

Masalahnya, tidak semua orang terbiasa memeriksa sumber informasi. Banyak orang membaca sekilas lalu langsung percaya. Apalagi jika pesan itu datang dari teman, keluarga, atau seseorang yang dianggap terpercaya.

Padahal kenyataannya sederhana: orang yang mengirim pesan belum tentu tahu bahwa pesan itu benar.

Inilah yang membuat hoaks seperti efek domino. Satu orang percaya, lalu membagikan. Orang kedua percaya karena melihat temannya membagikan. Orang ketiga percaya karena melihat sudah banyak orang membicarakannya. Akhirnya kebohongan yang awalnya kecil bisa terlihat seperti kebenaran besar.

Di era internet, kemampuan yang paling penting sebenarnya bukan hanya membaca, tetapi berpikir kritis. Kita perlu berhenti sebentar sebelum percaya, dan bertanya sebelum menyebarkan. Karena satu tindakan sederhana, yaitu tidak menekan tombol forward, sudah cukup untuk menghentikan satu hoaks menyebar lebih jauh.

  • Penulis: Ilham
  • Editor: Marlinda Azizah Sakima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Pernah Meremehkan Hidangan Sederhana, Ini Alasannya

    Jangan Pernah Meremehkan Hidangan Sederhana, Ini Alasannya

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Ilham
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Seringkali kita melewati warung kecil di pinggir jalan atau pedagang kaki lima, lalu bergumam dalam hati, “Ah, cuma makanan biasa. Mana bisa seenak itu?” Tapi percayalah, di balik kesederhanaan itu, ada sesuatu yang luar biasa tidak bisa dibeli dengan uang, tidak bisa ditiru oleh dapur super mewah, dan tidak bisa diciptakan oleh chef […]

  • Kunci Hidup Sehat di Era Modern dengan Kebiasaan Sederhana untuk Mencegah Penyakit

    Kunci Hidup Sehat di Era Modern dengan Kebiasaan Sederhana untuk Mencegah Penyakit

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Ilham
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Menjaga kesehatan tidak selalu membutuhkan biaya besar atau cara yang rumit. Di tengah gaya hidup modern yang serba praktis, justru kebiasaan sederhana sehari-hari memegang peran penting dalam mencegah berbagai penyakit. Banyak kasus penyakit kronis sebenarnya bisa dihindari lebih awal jika seseorang mulai mengubah pola hidupnya secara konsisten. Pola Makan Seimbang Jadi Kunci Utama […]

  • Rahasia di Balik Kebiasaan Begadang Mahasiswa Antara Tuntutan Tugas dan Pola Hidup yang Keliru

    Rahasia di Balik Kebiasaan Begadang Mahasiswa Antara Tuntutan Tugas dan Pola Hidup yang Keliru

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Varisca Zulianti Suryadi
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Banyak mahasiswa menganggap begadang sebagai bagian dari kehidupan kampus. Mereka sering menyelesaikan tugas hingga larut malam, mulai dari laporan, presentasi, hingga persiapan ujian. Suasana malam yang tenang pun terasa lebih nyaman untuk fokus dan bekerja tanpa gangguan. Namun, muncul pertanyaan penting yang perlu dipikirkan. Apakah begadang benar-benar karena tuntutan tugas, atau hanya kebiasaan […]

  • Bikin Feed Makin Kece! 7 Tempat Nongkrong Instagramable di Sukabumi yang Lagi Hits

    Bikin Feed Makin Kece! 7 Tempat Nongkrong Instagramable di Sukabumi yang Lagi Hits

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Nesya Ayuna
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Aktivitas nongkrong kini tidak dapat dipisahkan dari kebutuhan berbagi momen di media sosial, Terutama di kalangan anak muda. Saat ini, pengunjung tidak hanya mencari makanan yang lezat, tetapi juga tempat dengan nilai estetika tinggi. Kota Sukabumi tidak hanya dikenal dengan suasananya yang sejuk, tetapi juga memiliki banyak tempat makan dan kafe yang menarik […]

  • Petualangan Pertamamu Dimulai di Sini: 4 Bukit dan Gunung Jogja untuk Pendaki Pemula

    Petualangan Pertamamu Dimulai di Sini: 4 Bukit dan Gunung Jogja untuk Pendaki Pemula

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Jogja tidak hanya terkenal dengan Malioboro, Candi Borobudur, atau gudegnya yang legendaris. Ternyata, Jogja juga menyimpan banyak destinasi pendakian yang ramah bagi pemula. Bagi Anda yang baru pertama kali ingin merasakan sensasi mendaki gunung atau sekadar trekking santai, Jogja memiliki empat rekomendasi terbaik yang cocok untuk pendaki pemula dengan medan tidak ekstrem, jalur […]

  • Padel Bikin Nagih! Ini Alasan Olahraga Kekinian Ini Cepat Naik Daun di Indonesia

    Padel Bikin Nagih! Ini Alasan Olahraga Kekinian Ini Cepat Naik Daun di Indonesia

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Bintang film, selebgram, hingga kalangan eksekutif muda kini semakin sering terlihat membawa raket unik di lapangan berkaca. Mereka sedang menikmati padel, olahraga yang memadukan tenis dan squash, yang kini mulai menjadi pilihan baru gaya hidup masyarakat urban di Indonesia. Popularitas padel terus meningkat karena banyak orang merasakan sensasi bermain yang seru dan berbeda. […]

expand_less