Breaking News
light_mode
Beranda » Edukasi » Mengapa Orang Mudah Percaya Hoaks?

Mengapa Orang Mudah Percaya Hoaks?

  • account_circle Ilham
  • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumidigital – Coba jujur dulu sebentar. Berapa kali kita menerima pesan di grup WhatsApp yang terdengar serius, panjang, kadang menakutkan, lalu di akhir pesan tertulis “Tolong sebarkan ke keluarga dan teman-teman sebelum terlambat.”

Anehnya, banyak orang langsung meneruskan pesan itu. Tanpa mengecek, bertanya, dan berpikir dua kali. Padahal di zaman sekarang, hoaks sudah seperti penyakit yang menyebar cepat. Ironisnya, yang menyebarkannya sering kali bukan orang bodoh. Justru kadang orang yang terlihat cerdas, berpendidikan, bahkan aktif di media sosial.

Jadi masalahnya bukan sekadar soal pintar atau tidak. Masalahnya ada pada cara kita memproses informasi. Manusia pada dasarnya menyukai hal-hal yang membuat dirinya merasa benar. Kalau ada informasi yang sejalan dengan apa yang kita pikirkan selama ini, kita cenderung langsung percaya. Rasanya seperti menemukan pembenaran, seolah-olah ada bukti bahwa pandangan kita memang tepat.

Cara Hoaks Bekerja

Di situlah hoaks bekerja.

Pembuat hoaks memahami satu hal penting, orang lebih mudah bereaksi terhadap emosi daripada logika. Maka mereka membuat cerita yang memancing rasa takut, marah, atau panik. Kadang mereka menggunakan bahasa dramatis, kadang menyusunnya seolah-olah sebagai rahasia besar yang tidak banyak orang ketahui.

Begitu emosi terpancing, akal sehat sering ikut menepi.

Hal lain yang membuat hoaks mudah dipercaya adalah tampilan. Di internet, sesuatu yang terlihat rapi sering orang anggap benar. Orang bisa menambahkan gambar, logo, dan tulisan panjang yang terlihat meyakinkan. Padahal siapa pun bisa membuatnya dalam beberapa menit.

Hentikan Penyebaran Hoaks

Masalahnya, tidak semua orang terbiasa memeriksa sumber informasi. Banyak orang membaca sekilas lalu langsung percaya. Apalagi jika pesan itu datang dari teman, keluarga, atau seseorang yang dianggap terpercaya.

Padahal kenyataannya sederhana: orang yang mengirim pesan belum tentu tahu bahwa pesan itu benar.

Inilah yang membuat hoaks seperti efek domino. Satu orang percaya, lalu membagikan. Orang kedua percaya karena melihat temannya membagikan. Orang ketiga percaya karena melihat sudah banyak orang membicarakannya. Akhirnya kebohongan yang awalnya kecil bisa terlihat seperti kebenaran besar.

Di era internet, kemampuan yang paling penting sebenarnya bukan hanya membaca, tetapi berpikir kritis. Kita perlu berhenti sebentar sebelum percaya, dan bertanya sebelum menyebarkan. Karena satu tindakan sederhana, yaitu tidak menekan tombol forward, sudah cukup untuk menghentikan satu hoaks menyebar lebih jauh.

  • Penulis: Ilham
  • Editor: Marlinda Azizah Sakima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Panggung di Pabuaran Sukabumi Ludes Terbakar, IRT 52 Tahun Meninggal Dunia

    Rumah Panggung di Pabuaran Sukabumi Ludes Terbakar, IRT 52 Tahun Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Varisca Zulianti Suryadi
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Kebakaran rumah di Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, menelan korban jiwa pada Senin pagi (2/3/2026). Peristiwa tragis itu terjadi di Kampung Cimala RT 20/05, Desa Bantarsari, Kecamatan Pabuaran, sekitar pukul 06.00 WIB. Satu unit rumah panggung berukuran 4 x 8 meter hangus dilalap api dan menyebabkan seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Dewi (52 tahun) […]

  • Alun-Alun Jadi Saksi: Tempat Pulang Paling Murah Anak Sukabumi

    Alun-Alun Jadi Saksi: Tempat Pulang Paling Murah Anak Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Varisca Zulianti Suryadi
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Di tengah aktivitas kota yang terus berjalan, anak muda Sukabumi selalu punya satu tempat untuk kembali: alun-alun. Ruang terbuka ini bukan sekadar pusat keramaian, tetapi menjadi titik temu yang sederhana dan penuh makna. Di sana, banyak orang melepas penat tanpa perlu memikirkan biaya mahal. Alun-alun menghadirkan ruang yang jujur, tempat orang bisa datang […]

  • Bukan Cuma Tren! Ini Alasan AI Jadi Senjata Baru Dunia Kerja

    Bukan Cuma Tren! Ini Alasan AI Jadi Senjata Baru Dunia Kerja

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Aulia Akhira
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Artificial Intelligence (AI) bukan lagi sekadar topik diskusi atau tren teknologi sesaat. Perusahaan di berbagai sektor kini mengintegrasikan AI ke dalam sistem kerja mereka untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing. Dari proses rekrutmen hingga analisis pasar, AI telah mengubah cara organisasi mengambil keputusan. Mereka yang mampu memanfaatkan teknologi ini akan memiliki keunggulan […]

  • Gerak Sehat Sederhana

    8 Gerak Sehat Sederhana yang Bisa Dilakukan Setiap Hari untuk Menjaga Kebugaran Tubuh

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Anisa Azskia
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Gaya hidup sedentari atau kurang bergerak semakin sering terjadi di era modern. Kebiasaan duduk berjam-jam di depan komputer, bekerja dari rumah, hingga menonton televisi tanpa aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung. Padahal, menjaga tubuh tetap aktif tidak selalu harus dilakukan dengan olahraga berat di gym. […]

  • Mimpi Besar Terhambat Zona Nyaman, Saatnya Berani Melangkah dan Mengubah Arah Hidup

    Mimpi Besar Terhambat Zona Nyaman, Saatnya Berani Melangkah dan Mengubah Arah Hidup

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Varisca Zulianti Suryadi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Memiliki mimpi besar sering menjadi awal perubahan hidup. Banyak orang ingin meraih karier lebih baik, membangun usaha, melanjutkan pendidikan, atau memberi dampak positif bagi lingkungan. Mereka sudah membayangkan masa depan yang lebih berkembang dan bermakna. Namun, keraguan muncul saat harus meninggalkan rutinitas yang terasa aman. Zona Nyaman Zona nyaman menciptakan stabilitas karena seseorang […]

  • Jangan Pernah Meremehkan Hidangan Sederhana, Ini Alasannya

    Jangan Pernah Meremehkan Hidangan Sederhana, Ini Alasannya

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Ilham
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Seringkali kita melewati warung kecil di pinggir jalan atau pedagang kaki lima, lalu bergumam dalam hati, “Ah, cuma makanan biasa. Mana bisa seenak itu?” Tapi percayalah, di balik kesederhanaan itu, ada sesuatu yang luar biasa tidak bisa dibeli dengan uang, tidak bisa ditiru oleh dapur super mewah, dan tidak bisa diciptakan oleh chef […]

expand_less