Resmi Naik Harga Pertamax 2026 Melonjak 32 Persen Ini Daftar Lengkap BBM Pertamina
- account_circle Ilham
- calendar_month 1 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

Resmi Naik Harga Pertamax 2026 Melonjak 32 Persen Ini Daftar Lengkap BBM Pertamina | Sumber: : Generated AI (Gemini)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumidigital – Pemerintah bersama PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai 10 Juni 2026. Kenaikan ini terutama terjadi pada produk Pertamax dan Pertamax Green 95 yang banyak digunakan masyarakat pengguna kendaraan pribadi.
PT Pertamina Patra Niaga menetapkan perubahan harga setelah melakukan evaluasi mengikuti formula harga BBM yang berlaku dari pemerintah. Penyesuaian ini menjadi perubahan pertama setelah beberapa bulan harga BBM nonsubsidi berada di level stabil.
Pertamax dan Pertamax Green 95 Mengalami Kenaikan
Pertamina menaikkan harga Pertamax (RON 92) dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Kenaikan tersebut mencapai sekitar 32 persen dan langsung berlaku di seluruh wilayah penjualan resmi.
Selain itu, Pertamax Green 95 juga ikut naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. Kenaikan ini menandai penyesuaian serentak pada dua produk bahan bakar non-subsidi yang banyak dipakai kendaraan pribadi kelas menengah.
Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru
Berikut harga BBM Pertamina yang berlaku mulai 10 Juni 2026:
- Pertalite Rp10.000 per liter
- Biosolar Rp6.800 per liter
- Pertamax Rp16.250 per liter
- Pertamax Green 95 Rp17.000 per liter
- Pertamax Turbo Rp20.750 per liter
- Dexlite Rp23.000 per liter
- Pertamina Dex Rp24.800 per liter
Pemerintah Sebut Dampak Inflasi Masih Terkendali
Kementerian Keuangan menilai kenaikan BBM nonsubsidi ini tidak akan memberikan tekanan besar terhadap inflasi nasional. Pemerintah menegaskan bahwa perubahan harga hanya terjadi pada BBM nonsubsidi, sementara Pertalite dan Biosolar tetap tidak mengalami penyesuaian.
Meski begitu, sejumlah ekonomi menyoroti potensi kenaikan biaya transportasi dan distribusi barang akibat perubahan harga tersebut.
Dampak ke Biaya Transportasi dan Aktivitas Ekonomi
Pelaku usaha transportasi mulai menghitung ulang biaya operasional setelah kenaikan harga BBM diumumkan. Sektor distribusi barang berpotensi mengalami penyesuaian ongkos kirim karena biaya bahan bakar meningkat.
Di sisi lain, pengguna kendaraan pribadi yang bergantung pada Pertamax ikut merasakan langsung kenaikan pengeluaran harian akibat perubahan harga ini.
- Penulis: Ilham
- Editor: Lusi Mardiana

Saat ini belum ada komentar