Edukasi Cyberbullying, Mahasiswa UBSI Sukabumi Dorong Penggunaan Media Sosial Bijak
- account_circle Ilham
- calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto bersama setelah kegiatan | Doc Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumidigital – Mahasiswa Universitas BSI Sukabumi melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan memberi edukasi tentang pencegahan bullying online atau cyberbullying bagi anak usia pelajar. Kegiatan berlangsung di Yayasan Griya Bina Yamuti, Benteng Kidul, Kota Sukabumi, pada Jumat (22/5/2026) pukul 16.00 WIB.
Kegiatan tersebut terlaksana oleh Kelompok 5 Program Studi Sistem Informasi yang terdiri dari Ilham, M. Aksal Purnama, Delvin Pratama Salam, Ari Padilah, Ismia Salma, Phoebe Alexandra Susanto, dan Siti Sofia. Melalui kegiatan ini, mahasiswa menunjukkan kepedulian terhadap penggunaan media sosial pada kalangan anak dan remaja yang terus meningkat.
Penggunaan media sosial yang semakin luas memunculkan risiko tindakan cyberbullying pada lingkungan digital. Karena itu, mahasiswa mengajak peserta memahami pengertian bullying online, dampak negatif, serta cara mencegah dan menghadapi cyberbullying sejak usia dini.
Mahasiswa juga menjelaskan bahwa cyberbullying dapat muncul dalam berbagai bentuk, seperti ejekan, hinaan, penyebaran informasi palsu, hingga komentar negatif pada media sosial. Tindakan tersebut dapat memengaruhi mental, rasa percaya diri, dan kenyamanan anak saat berinteraksi pada lingkungan digital.
Edukasi Bahaya Cyberbullying

Suasana saat kegiatan berlangsung | Doc: Istimewa
Mahasiswa menyampaikan materi secara interaktif agar peserta lebih mudah memahami isi materi. Anak-anak binaan Yayasan Griya Bina Yamuti belajar menggunakan media sosial secara bijak, menjaga etika komunikasi pada internet, serta menghindari pengaruh komentar negatif pada dunia maya.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusias. Para peserta tampak aktif mengikuti setiap sesi yang berlangsung. Mahasiswa juga mengajak peserta mengenali dampak cyberbullying terhadap kesehatan mental dan hubungan sosial antar teman.
Selain pemaparan materi, mahasiswa membuka sesi diskusi dan tanya jawab. Melalui sesi tersebut, peserta dapat memahami berbagai contoh kasus cyberbullying yang sering muncul pada lingkungan pelajar. Mahasiswa UBSI juga memberi motivasi agar peserta berani melapor saat mengalami tindakan bullying serta saling mendukung antar teman.
Mahasiswa turut mengingatkan peserta agar tidak mudah membagikan informasi pribadi pada media sosial. Langkah tersebut penting untuk menjaga keamanan akun serta menghindari penyalahgunaan data pribadi oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Bangun Lingkungan Digital Sehat
Kegiatan PKM tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran anak usia pelajar mengenai bahaya bullying online. Mahasiswa juga mengajak peserta menjaga sikap dan etika saat menggunakan media sosial agar tercipta lingkungan digital yang sehat, aman, dan positif.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa Universitas BSI Sukabumi berharap dapat memberi kontribusi positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian generasi muda terhadap isu sosial pada era digital.
Mahasiswa berharap edukasi tersebut dapat membantu anak-anak lebih bijak saat menggunakan media sosial dan mampu menciptakan lingkungan pertemanan yang saling menghargai. Dengan pemahaman yang baik mengenai cyberbullying, para pelajar diharapkan mampu menjaga etika komunikasi serta membangun kebiasaan positif pada dunia digital.
- Penulis: Ilham
- Editor: Aulia Akhira Ramadhani

Saat ini belum ada komentar