Uji Skill Secara Nyata Lewat UKK, Siswa TKJ SMK Plus Cendekia Tunjukkan Kemampuan
- account_circle Ilham
- calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
- visibility 18
- comment 0 komentar
- print Cetak

Uji Skill Secara Nyata Lewat UKK, Siswa TKJ SMK Plus Cendekia Tunjukkan Kemampuan | Doc: Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumidigital – Dalam pendidikan vokasi, pengukuran kompetensi menjadi tahap penting untuk memastikan kesiapan siswa menghadapi dunia kerja. Uji Kompetensi Keahlian (UKK) hadir sebagai proses evaluasi akhir yang menilai kemampuan siswa secara menyeluruh, baik dari aspek teknis, prosedural, maupun sikap profesional.
SMK Plus Cendekia Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) pada Jumat (24/04/2026). Kegiatan ini dimulai pukul 07.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan tertib serta sistematis.
Sekolah menghadirkan Jamal Maulana Hudin, M.Kom dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai asesor eksternal untuk menilai secara langsung. Ia menilai kemampuan siswa berdasarkan indikator yang ada, meliputi hasil kerja, proses pengerjaan, ketepatan prosedur, serta sikap profesional selama ujian berlangsung.
Proses Penilaian Berbasis Standar Industri
Asesor menerapkan indikator penilaian yang mengacu pada kebutuhan industri, sehingga hasil evaluasi mencerminkan kesiapan nyata siswa di dunia kerja. Ia mengamati proses kerja siswa secara menyeluruh, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga hasil akhir pekerjaan.

Suasana pembukaan kegiatan Uji Kompetensi Keahlian TKJ | Doc: Istimewa
Pendekatan ini mendorong siswa untuk bekerja secara sistematis, teliti, dan bertanggung jawab. Selain itu, siswa juga dituntut mampu menyelesaikan permasalahan teknis secara mandiri sesuai dengan skenario yang diberikan.
Perkuat Kualitas Lulusan
SMK Plus Cendekia menyiapkan pelaksanaan UKK secara terstruktur melalui penetapan skema ujian, standar penilaian, serta pengaturan teknis di lokasi kegiatan. Sekolah juga memastikan setiap peserta mengikuti prosedur yang telah ditentukan agar proses evaluasi berjalan konsisten.
Selama pelaksanaan, siswa menunjukkan disiplin dan tanggung jawab dalam menyelesaikan setiap tahapan ujian. Mereka menjalankan instruksi dengan baik serta mampu mengelola waktu secara optimal, sehingga mencerminkan kesiapan menghadapi lingkungan kerja yang sesungguhnya.

Proses uji kompetensi keahlian | Doc: Istimewa
Kehadiran asesor eksternal membantu sekolah menjaga objektivitas penilaian sekaligus memberikan perspektif industri terhadap capaian kompetensi siswa. Masukan tersebut menjadi acuan dalam menyelaraskan pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja.
Sebagai kampus digital kreatif, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) turut mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi melalui keterlibatan dosen sebagai asesor eksternal. Peran tersebut mencerminkan komitmen dalam membangun keterhubungan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri, sekaligus mendorong lahirnya lulusan yang adaptif di era digital.
- Penulis: Ilham
- Editor: Aulia Akhira Ramadhani

Saat ini belum ada komentar