Breaking News
light_mode
Beranda » Edukasi » Uji Skill Secara Nyata Lewat UKK, Siswa TKJ SMK Plus Cendekia Tunjukkan Kemampuan

Uji Skill Secara Nyata Lewat UKK, Siswa TKJ SMK Plus Cendekia Tunjukkan Kemampuan

  • account_circle Ilham
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumidigital – Dalam pendidikan vokasi, pengukuran kompetensi menjadi tahap penting untuk memastikan kesiapan siswa menghadapi dunia kerja. Uji Kompetensi Keahlian (UKK) hadir sebagai proses evaluasi akhir yang menilai kemampuan siswa secara menyeluruh, baik dari aspek teknis, prosedural, maupun sikap profesional.

SMK Plus Cendekia Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) pada Jumat (24/04/2026). Kegiatan ini dimulai pukul 07.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan tertib serta sistematis.

Sekolah menghadirkan Jamal Maulana Hudin, M.Kom dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai asesor eksternal untuk menilai secara langsung. Ia menilai kemampuan siswa berdasarkan indikator yang ada, meliputi hasil kerja, proses pengerjaan, ketepatan prosedur, serta sikap profesional selama ujian berlangsung.

Proses Penilaian Berbasis Standar Industri

Asesor menerapkan indikator penilaian yang mengacu pada kebutuhan industri, sehingga hasil evaluasi mencerminkan kesiapan nyata siswa di dunia kerja. Ia mengamati proses kerja siswa secara menyeluruh, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga hasil akhir pekerjaan.

Suasana pembukaan kegiatan Uji Kompetensi Keahlian TKJ | Doc: Istimewa

Pendekatan ini mendorong siswa untuk bekerja secara sistematis, teliti, dan bertanggung jawab. Selain itu, siswa juga dituntut mampu menyelesaikan permasalahan teknis secara mandiri sesuai dengan skenario yang diberikan.

Perkuat Kualitas Lulusan

SMK Plus Cendekia menyiapkan pelaksanaan UKK secara terstruktur melalui penetapan skema ujian, standar penilaian, serta pengaturan teknis di lokasi kegiatan. Sekolah juga memastikan setiap peserta mengikuti prosedur yang telah ditentukan agar proses evaluasi berjalan konsisten.

Selama pelaksanaan, siswa menunjukkan disiplin dan tanggung jawab dalam menyelesaikan setiap tahapan ujian. Mereka menjalankan instruksi dengan baik serta mampu mengelola waktu secara optimal, sehingga mencerminkan kesiapan menghadapi lingkungan kerja yang sesungguhnya.

Proses uji kompetensi keahlian | Doc: Istimewa

Kehadiran asesor eksternal membantu sekolah menjaga objektivitas penilaian sekaligus memberikan perspektif industri terhadap capaian kompetensi siswa. Masukan tersebut menjadi acuan dalam menyelaraskan pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja.

Sebagai kampus digital kreatif, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) turut mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi melalui keterlibatan dosen sebagai asesor eksternal. Peran tersebut mencerminkan komitmen dalam membangun keterhubungan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri, sekaligus mendorong lahirnya lulusan yang adaptif di era digital.

  • Penulis: Ilham
  • Editor: Aulia Akhira Ramadhani

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Deepfake dan Hoaks Digital Ancaman Nyata di Era Informasi Modern

    Deepfake dan Hoaks Digital Ancaman Nyata di Era Informasi Modern

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Aulia Akhira
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Arus informasi bergerak semakin cepat, tetapi kecepatan ini tidak selalu membawa kejelasan. Di tengah kemajuan teknologi, muncul ancaman baru yang sulit dikenali, deepfake dan hoaks digital. Keduanya hadir dengan wajah yang semakin meyakinkan, bahkan sering kali sulit dibedakan dari fakta. Fenomena ini tidak hanya mengganggu ruang digital, tetapi juga memengaruhi cara masyarakat memahami […]

  • Desain Komunikasi Visual

    Lebih dari Sekadar Estetik: Rahasia Desain Komunikasi Visual yang Bikin Brand Makin “Stand Out”

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Ngomongin soal Desain Komunikasi Visual (DKV), pernah nggak kamu bertanya-tanya, kenapa ada brand yang postingannya “biasa aja” tapi bikin kita pengen klik, sementara ada yang desainnya super ribet tapi malah kita skip gitu aja? Di dunia yang serba cepat ini, mata kita cuma punya waktu kurang dari 3 detik buat mutusin apakah sebuah […]

  • Merasa Selalu Tertinggal? Begini Cara FOMO Diam-Diam Memengaruhi Gen Z

    Merasa Selalu Tertinggal? Begini Cara FOMO Diam-Diam Memengaruhi Gen Z

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Varisca Zulianti Suryadi
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Di tengah pesatnya perkembangan media sosial dan derasnya arus informasi, banyak anak muda mulai mengenal istilah Fear of Missing Out (FOMO). Istilah ini merujuk pada rasa takut tertinggal dari tren, pengalaman, pencapaian, atau aktivitas orang lain. Banyak anggota Generasi Z mengalami perasaan tersebut tanpa menyadarinya hingga akhirnya mengubah kebiasaan sehari-hari. Setiap hari, media […]

  • 7 Pantai Terindah di Sukabumi yang Cocok untuk Liburan Keluarga

    7 Pantai Terindah di Sukabumi yang Cocok untuk Liburan Keluarga

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Aulia Akhira Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumidigital.com – Pantai terindah di Sukabumi selalu menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan bersama keluarga. Berada di kawasan pesisir selatan Jawa Barat, Sukabumi menawarkan deretan pantai dengan panorama alam yang memukau, udara segar, serta suasana yang cocok untuk melepas penat dari rutinitas sehari-hari. Tidak heran jika wilayah ini menjadi salah satu destinasi […]

  • magerr 843

    “Mager” Jadi Musuh Utama Kesehatan: 58% Remaja Indonesia Kurang Gerak, Ini Risiko & Solusinya

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    SukabumiDigital – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meluncurkan peringatan keras terkait kebiasaan malas gerak atau “mager” yang kini menjangkiti sebagian besar remaja Indonesia. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) terbaru, 58 persen remaja usia 10-14 tahun tergolong kurang aktivitas fisik .Angka ini jauh mengkhawatirkan. Kelompok lansia usia atas 65 tahun menyusul dengan 52,8 persen, lalu remaja akhir usia 15-19 tahun mencatatkan 50 persen. Direktur Jenderal Kesehatan […]

  • Kunci Hidup Sehat di Era Modern dengan Kebiasaan Sederhana untuk Mencegah Penyakit

    Kunci Hidup Sehat di Era Modern dengan Kebiasaan Sederhana untuk Mencegah Penyakit

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Ilham
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Menjaga kesehatan tidak selalu membutuhkan biaya besar atau cara yang rumit. Di tengah gaya hidup modern yang serba praktis, justru kebiasaan sederhana sehari-hari memegang peran penting dalam mencegah berbagai penyakit. Banyak kasus penyakit kronis sebenarnya bisa dihindari lebih awal jika seseorang mulai mengubah pola hidupnya secara konsisten. Pola Makan Seimbang Jadi Kunci Utama […]

expand_less