Mahasiswa UBSI Edukasi Wawasan Nusantara Berbasis Digital di SDN Dewi Sartika CBM
- account_circle Anisa Julia Utami
- calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

Mahasiswa UBSI Edukasi Wawasan Nusantara Berbasis Digital di SDN Dewi Sartika CBM | Doc: Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumidigital – Sembilan mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kelompok 2 Mata Kuliah Kewarganegaraan menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SDN Dewi Sartika CBM, Senin (11/05). Mereka menanamkan semangat kebangsaan kepada siswa melalui pembelajaran interaktif dan pemanfaatan teknologi digital. Melalui kegiatan ini, mahasiswa UBSI menghadirkan metode belajar yang kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Mengusung tema “Edukasi Wawasan Nusantara Berbasis Pembelajaran Digital”, inisiatif ini dirancang untuk menjembatani materi kurikulum tradisional dengan instrumen teknologi modern. Tim mahasiswa yang terdiri dari Anisa Julia Utami, Hafiyyah Mufaridah, Kendesi Hanum Jingga Hapsari Santoso, M. Chaydar G, M. Azriel Razki Rahman, Nasywa Sabilla, Nayshila Rahma Ramadhani, Reva Dwiyanti, dan Shaffiyah Zahra Firmansyah ini terjun langsung memberikan pemahaman baru bagi para siswa sekolah dasar.
Menyiapkan Generasi Emas 10 Tahun Mendatang
Integrasi teknologi dalam penyampaian materi Wawasan Nusantara bertujuan untuk mempermudah visualisasi konsep geografis, budaya, dan persatuan Indonesia. Pihak sekolah menyambut positif langkah ini sebagai bentuk adaptasi terhadap tuntutan zaman yang kian dinamis.

Kegiatan PKM mahasiswa UBSI di SDN Dewi Sartika CBM | Doc: Istimewa
Perwakilan Bidang Kurikulum SDN Dewi Sartika CBM menekankan bahwa pendidikan saat ini merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak pemimpin masa depan.
“Sebagai guru, saya berharap anak-anak saat ini bisa mengikuti zaman karena kita mempersiapkan mereka bukan untuk hari ini, namun untuk sepuluh tahun mendatang. Apapun yang mereka pelajari hari ini, saya berharap bisa berdampak besar untuk masa yang akan datang,” ujarnya.
Teknologi Canggih, Karakter Tetap Terjaga
Meskipun fokus pada digitalisasi, kegiatan PKM ini tidak melupakan aspek fundamental yaitu budi pekerti. Para mahasiswa menyisipkan pesan moral agar penggunaan gawai dan platform digital tetap berlandaskan pada etika serta identitas diri sebagai bangsa Indonesia.
Pihak kurikulum sekolah juga menitipkan pesan mendalam mengenai keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan perilaku. Ia menegaskan bahwa kecanggihan alat tidak boleh menggerus nilai-nilai luhur yang selama ini menjadi ciri khas pelajar Indonesia.
“Walaupun dengan kecanggihan teknologi hari ini, saya berharap anak-anak tetap memiliki karakter, adab, dan sopan santun yang bisa mereka bawa ke mana pun,” tambahnya.
Kelompok 2 PKM UBSI berharap kegiatan ini dapat membantu siswa memanfaatkan teknologi digital dengan baik. Mereka juga ingin menumbuhkan rasa cinta tanah air serta membangun karakter yang kuat pada siswa. Selain itu, mahasiswa dan pihak sekolah terus menjalin sinergi untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang adaptif dan beretika.
- Penulis: Anisa Julia Utami
- Editor: Aulia Akhira Ramadhani

Saat ini belum ada komentar