Sosialisasi Anti Bullying Tingkatkan Kesadaran Siswa tentang Pentingnya Empati
- account_circle Regu Tulip
- calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sosialisasi Anti Bullying Tingkatkan Kesadaran Siswa tentang Pentingnya Empati | Doc: Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz – Sosialisasi anti bullying di SMK Al Husaeniyah menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi dalam mendukung lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Melalui kegiatan bertajuk “Be a Buddy, Not a Bully: Membangun Solidaritas Tanpa Batas” yang berlangsung pada Selasa (02/06/2026), mahasiswa mengajak siswa untuk meningkatkan empati dan kepedulian sosial. Kegiatan ini juga mendorong siswa untuk lebih memahami pentingnya menghargai sesama.
Kegiatan berlangsung di SMK Al Husaeniyah, Kabupaten Sukabumi, dengan melibatkan 15 siswa sebagai peserta. Selama sosialisasi, mahasiswa UBSI menjelaskan berbagai bentuk bullying yang sering muncul di lingkungan sekolah. Selain itu, peserta juga mempelajari dampak yang dapat muncul bagi korban maupun pelaku.
Edukasi Pentingnya Mencegah Bullying
Mahasiswa UBSI mengajak siswa memahami bahwa bullying tidak hanya hadir dalam bentuk fisik. Perundungan juga dapat terjadi melalui ucapan, tindakan sosial, maupun media digital. Karena itu, siswa perlu memahami berbagai bentuk bullying agar dapat mengenalinya sejak dini.

Sesi pemaparan materi oleh mahasiswa | Doc: Istimewa
Selain menjelaskan bentuk-bentuk perundungan, mahasiswa juga membahas dampak yang dapat muncul akibat tindakan tersebut. Bullying dapat menurunkan rasa percaya diri, mengganggu kenyamanan belajar, hingga memengaruhi kondisi emosional seseorang. Melalui materi yang interaktif, siswa diajak untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
Kolaborasi Mahasiswa
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi tim mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi yang terdiri atas Surya Asfar, M. Azril Rohmatullah, Mohamad Abdul Aziz, Yudi Setiawan, dan Maulana Lutfi. Melalui program ini, mereka berupaya meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya membangun budaya pertemanan yang positif.
Ketua pelaksana kegiatan, Surya Asfar, menjelaskan bahwa sosialisasi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda yang peduli dan berempati. Menurutnya, lingkungan sekolah yang sehat dapat tumbuh dari sikap saling menghargai dan menghormati satu sama lain.
Dorong Siswa Berani Ambil Sikap Positif
Selain penyampaian materi, mahasiswa UBSI juga mengadakan sesi diskusi dan tanya jawab. Pada sesi tersebut, siswa berbagi pandangan serta pengalaman terkait perundungan di lingkungan sekolah. Suasana diskusi berlangsung aktif karena peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan.
Melalui sesi ini, mahasiswa mendorong siswa untuk tidak hanya menjadi penonton ketika melihat tindakan bullying. Sebaliknya, siswa perlu berani mengambil sikap positif. Mereka dapat memberikan dukungan kepada korban dan membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi seluruh warga sekolah.
Melalui semangat “Be a Buddy, Not a Bully”, mahasiswa UBSI Sukabumi berharap para siswa dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Mereka juga diharapkan mampu menyebarkan nilai-nilai positif kepada teman sebaya. Dengan demikian, budaya pertemanan yang sehat, saling menghargai, dan bebas dari perundungan dapat terus berkembang di lingkungan sekolah.
- Penulis: Regu Tulip
- Editor: Aulia Akhira Ramadhani

Saat ini belum ada komentar