Benchmarking ke Universitas BSI, ICBI Perkuat Transformasi Perpustakaan Digital dan Kolaborasi Akademik
- account_circle Lusi Mardiana
- calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Benchmarking ke Universitas BSI, ICBI Perkuat Transformasi Perpustakaan Digital dan Kolaborasi Akademik | Doc: Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumidigital – Institut Citra Buana Indonesia (ICBI) Sukabumi terus memperkuat kualitas layanan akademik melalui kegiatan Benchmarking Perpustakaan bersama Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) Kampus Sukabumi, Rabu (1/7/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–11.45 WIB tersebut menjadi langkah strategis untuk mempelajari pengelolaan perpustakaan berbasis digital sekaligus memperluas kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi. Selain memperkaya wawasan, benchmarking ini juga mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama pada bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Perluas Wawasan Pengelolaan Perpustakaan
Selama kegiatan berlangsung, rombongan ICBI mempelajari sistem pengelolaan perpustakaan yang telah diterapkan Universitas BSI. Peserta mengamati pengelolaan koleksi, sistem pelayanan kepada pemustaka, serta pemanfaatan teknologi informasi yang mempermudah akses berbagai sumber referensi akademik. Selain itu, kedua institusi memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertukar pengalaman mengenai strategi pengembangan perpustakaan yang mampu menjawab kebutuhan sivitas akademika pada era digital.
Tidak hanya membahas pengelolaan perpustakaan, kedua perguruan tinggi juga menjajaki peluang kolaborasi pada lima sektor strategis, yaitu pengembangan perpustakaan, publikasi ilmiah, Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), pertukaran mahasiswa, serta program dosen tamu. Kerja sama tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat hubungan antarinstitusi sekaligus meningkatkan mutu pendidikan tinggi.
Referensi Pengembangan Perpustakaan ICBI
Wakil Rektor I Institut Citra Buana Indonesia, Wawang Adi Darma, M.Kom., menyampaikan bahwa benchmarking memberikan manfaat besar bagi pengembangan sistem perpustakaan ICBI. Menurutnya, pengalaman yang diperoleh secara langsung mampu memperkaya referensi dalam menyusun strategi peningkatan layanan perpustakaan.
“Melalui kunjungan ini, kami bisa melihat secara langsung bagaimana sistem perpustakaan berjalan dengan baik. Pengalaman tersebut menjadi referensi penting bagi kami untuk mengembangkan layanan perpustakaan di ICBI,” ujarnya.

Foto bersama memperkuat sinergi antar perguruan tinggi | Doc: Istimewa
Lebih lanjut, Wawang menilai Universitas BSI berhasil menghadirkan sistem perpustakaan digital yang tertata rapi dan mampu memenuhi kebutuhan sivitas akademika. Pengelolaan koleksi, pelayanan kepada mahasiswa, hingga sistem informasi perpustakaan menunjukkan tata kelola yang efektif serta mendukung proses pembelajaran.
“Perpustakaan Universitas BSI telah menerapkan sistem digital yang efektif. Pengelolaan koleksi berjalan tertata, pelayanan kepada mahasiswa berlangsung optimal, dan kualitas layanannya menjadi contoh yang sangat berharga bagi kami,” tambahnya.
Dorong Inovasi dan Kolaborasi Akademik
Menurut Wawang, perkembangan teknologi mendorong setiap perguruan tinggi untuk terus menghadirkan inovasi, termasuk pada layanan perpustakaan. Oleh karena itu, ICBI menargetkan peningkatan mutu perpustakaan agar mampu memenuhi standar akreditasi yang lebih tinggi. Untuk mencapai target tersebut, ICBI membuka peluang kerja sama dengan Universitas BSI melalui pendampingan pengembangan sistem, peningkatan kualitas layanan, serta optimalisasi perpustakaan digital.
“Kami berharap perpustakaan ICBI terus berkembang dan mampu memenuhi standar yang kami targetkan. Selain itu, kami ingin mempelajari pengelolaan perpustakaan yang tepat agar layanan kepada mahasiswa semakin optimal,” jelasnya.
Sementara itu, Wawang juga mengajak mahasiswa memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat sumber belajar. Menurutnya, mahasiswa dapat memperluas pengetahuan melalui berbagai koleksi buku, jurnal ilmiah, maupun sumber informasi digital yang tersedia.
“Mahasiswa perlu memanfaatkan perpustakaan secara maksimal. Proses belajar tidak hanya berlangsung bersama dosen, tetapi juga melalui berbagai referensi dan fasilitas akademik yang tersedia,” tuturnya.
Sebagai penutup, kegiatan benchmarking memperkuat hubungan antara ICBI dan Universitas BSI sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas pada bidang akademik. Sinergi tersebut menjadi modal penting untuk menghadirkan layanan perpustakaan yang modern, adaptif, dan berbasis teknologi, sehingga mampu mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta meningkatkan kualitas pendidikan pada kedua institusi.
- Penulis: Lusi Mardiana
- Editor: Anisa Azskia

Saat ini belum ada komentar