Breaking News
light_mode
Beranda » Gerak Sehat » Padel Bikin Nagih! Ini Alasan Olahraga Kekinian Ini Cepat Naik Daun di Indonesia

Padel Bikin Nagih! Ini Alasan Olahraga Kekinian Ini Cepat Naik Daun di Indonesia

  • account_circle Anisa Azskia
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumidigital – Bintang film, selebgram, hingga kalangan eksekutif muda kini semakin sering terlihat membawa raket unik di lapangan berkaca. Mereka sedang menikmati padel, olahraga yang memadukan tenis dan squash, yang kini mulai menjadi pilihan baru gaya hidup masyarakat urban di Indonesia.

Popularitas padel terus meningkat karena banyak orang merasakan sensasi bermain yang seru dan berbeda. Tidak heran jika olahraga ini membuat banyak pemain ketagihan untuk terus kembali ke lapangan.

Bakar Kalori hingga 600 per Jam

Satu jam bermain padel mampu membakar 450 hingga 600 kalori. Gerakan cepat seperti sprint, lompatan, dan perubahan arah membuat tubuh terus bergerak aktif. Praktisi kesehatan dari Institut Kebugaran Jakarta menyebut padel sangat efektif untuk menurunkan berat badan sekaligus mengencangkan otot kaki, perut, dan punggung.

Jantung Kuat, Tulang Padat

Padel melatih sistem kardiovaskular dengan baik. Detak jantung meningkat, aliran darah lancar, sehingga risiko hipertensi dan penyakit jantung menurun. Tidak hanya itu, tekanan ringan saat berlari dan melompat membantu meningkatkan kepadatan tulang. Rutinitas ini mencegah osteoporosis, terutama bagi wanita usia produktif.

Stres Lenyap, Tidur Nyenyak

Permainan berpasangan membuat padel terasa lebih santai dan menyenangkan. Saat memukul bola, tubuh melepaskan endorfin, dopamin, serta serotonin. Ketiga hormon ini memperbaiki suasana hati, meredakan stres, dan menciptakan rasa bahagia. Setelah lelah bermain, tubuh akan memicu tidur lebih nyenyak di malam hari.

Latih Otak dan Jalin Relasi

Padel tidak hanya mengandalkan fisik. Pemain harus membaca pantulan bola dari dinding kaca, mengatur strategi, serta berkomunikasi dengan pasangan. Aktivitas ini melatih konsentrasi, refleks, dan kerja sama tim. Hubungan sosial pun terbangun lebih erat karena olahraga ini selalu dimainkan berpasangan.

Demam Padel Menyambangi Indonesia

Data World Padel Network mencatat minat global terhadap padel melonjak 49 persen pada 2025. Indonesia menjadi pasar Asia Tenggara pertama yang masuk 20 besar negara dengan pencarian terbanyak. Jumlah lapangan padel di Tanah Air melesat dari hanya 15 lapangan (2021) menjadi diproyeksikan lebih dari 2.500 lapangan pada 2026.

  • Penulis: Anisa Azskia
  • Editor: Lusi Mardiana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • guru

    Bikin Guru Makin Kompeten! Workshop MGMP IPA Sukabumi Kupas Tuntas Literasi & Penyusunan Soal

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Aulia Akhira Ramadhani
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Dalam upaya menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang, peningkatan kompetensi guru menjadi hal penting. Oleh karena itu, guru perlu memiliki literasi yang kuat serta kemampuan menyusun evaluasi pembelajaran yang tepat. Kedua hal ini menjadi kunci dalam menciptakan proses belajar yang berkualitas. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Workshop “Sinergi Bersama Penerbit Erlangga: Bedah Buku […]

  • uniRank 2026 Rilis Peringkat 10 Kampus Jakarta dengan Performa Digital Terbaik

    uniRank 2026 Rilis Peringkat 10 Kampus Jakarta dengan Performa Digital Terbaik

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Ilham
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Jakarta kembali mencuri perhatian, bukan hanya sebagai pusat bisnis dan gaya hidup, tetapi juga dalam bidang pendidikan. Banyaknya perguruan tinggi di ibu kota sering membuat calon mahasiswa bingung menentukan pilihan. Penilaian kampus kini tidak hanya berfokus pada akreditasi, tetapi juga pada seberapa kuat kehadiran dan eksistensinya di dunia digital dalam membangun reputasi serta […]

  • Ketika Gelar Tak Cukup, Realita Keras Dunia Kerja di Era AI

    Ketika Gelar Tak Cukup, Realita Keras Dunia Kerja di Era AI

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Aulia Akhira Ramadhani
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Ir. Naba Aji Notoseputro, M.Kom, selaku Co-Founder Yayasan Bina Sarana Informatika (BSI), menyampaikan pandangannya dalam ajang Indonesia Cerdas Fest 2026 tentang realita dunia kerja di era AI. Ia menyoroti kondisi pendidikan tinggi di Indonesia, tantangan pengangguran terdidik, serta pentingnya kompetensi baru agar lulusan tetap relevan di tengah perkembangan kecerdasan buatan. 1. Pendidikan Tinggi: […]

  • SMPN 10 Kota Sukabumi Gelar Career Day 2026, Bimbing Siswa Kenali Passion dan Rancang Masa Depan

    SMPN 10 Kota Sukabumi Gelar Career Day 2026, Bimbing Siswa Kenali Passion dan Rancang Masa Depan

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Aulia Akhira
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Di tengah pentingnya menentukan arah masa depan sejak dini, SMP Negeri 10 Kota Sukabumi menghadirkan ruang eksplorasi bagi siswa melalui kegiatan Career and Parenting Days 2026 bertajuk “Bright Future”. Kegiatan ini mengajak siswa kelas IX untuk mengenali potensi diri, memahami pilihan pendidikan, serta merancang masa depan secara lebih terarah. Kegiatan berlangsung di Aula […]

  • Waspada! 6 Jenis Makanan Ini Bisa Menyebabkan Penyakit Serius

    Waspada! 6 Jenis Makanan Ini Bisa Menyebabkan Penyakit Serius

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Anisa Azskia
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Makanan merupakan kebutuhan pokok manusia. Namun, tidak semua makanan yang kita konsumsi setiap hari aman bagi kesehatan. Beberapa makanan menyimpan bahaya tersembunyi yang memicu penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, jantung, hingga kanker. Banyak orang tidak menyadari bahwa kebiasaan makan sehari-hari menjadi penyebab utama munculnya penyakit berbahaya tersebut. Oleh karena itu, penting bagi kita […]

  • Sering Minder di Tengah Persaingan? Ini yang Sebenarnya Terjadi

    Sering Minder di Tengah Persaingan? Ini yang Sebenarnya Terjadi

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Varisca Zulianti Suryadi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Persaingan muncul di hampir setiap fase kehidupan. Mahasiswa berusaha meraih IPK tinggi, karyawan mengejar promosi, dan pelaku usaha memperluas pasar. Banyak orang menyadari bahwa persaingan bisa mendorong kemajuan. Namun, tidak sedikit yang mulai merasa lelah dan kehilangan energi. Rasa jenuh ini perlahan menurunkan semangat untuk menjalani proses. Sebagian orang menginginkan hasil secara instan. […]

expand_less