Breaking News
light_mode
Beranda » Jejak Rasa » Rahasia Kelezatan Nasi Liwet, Cita Rasa Legendaris yang Tak Pernah Tergantikan

Rahasia Kelezatan Nasi Liwet, Cita Rasa Legendaris yang Tak Pernah Tergantikan

  • account_circle Ilham
  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumidigital – Nasi liwet merupakan sajian tradisional berbahan dasar beras yang dimasak bersama santan dan aneka rempah seperti daun salam dan serai, sehingga menghasilkan rasa gurih yang khas. Hidangan ini telah lama dikenal masyarakat Jawa, terutama di Solo, yang sampai sekarang identik dengan nasi liwet legendarisnya.

Pada masa awal kemunculannya, nasi liwet hadir sebagai menu rumahan yang sederhana namun mengenyangkan. Tidak terdapat catatan pasti mengenai penciptanya, tetapi makanan ini tumbuh dari kebiasaan memasak sehari-hari masyarakat setempat. Seiring waktu, para pedagang mulai menjualnya pada malam hari hingga popularitasnya semakin meluas.

Tidak hanya berkembang di Solo, nasi liwet juga dikenal di wilayah Sunda, termasuk Sukabumi. Versi Sunda umumnya disajikan dengan ikan asin, lalapan, serta sambal, lalu dinikmati bersama di atas daun pisang. Tradisi makan bersama tersebut menjadikan nasi liwet bukan sekadar santapan, melainkan juga lambang kebersamaan dan kekeluargaan.

Cara memasaknya pun memiliki keunikan tersendiri. Secara tradisional, nasi dimasak menggunakan kayu bakar agar aroma dan cita rasanya lebih meresap. Beras dimasak bersama santan dan rempah hingga pulen, kemudian dilengkapi dengan beragam lauk pendamping. Meski kini peralatan memasak semakin modern, cita rasa khasnya tetap dijaga.

Dari hidangan sederhana masyarakat tempo dulu, nasi liwet kini menjadi salah satu kuliner favorit yang kerap hadir dalam berbagai acara maupun rumah makan tradisional. Di balik tampilannya yang sederhana, tersimpan nilai sejarah, budaya, serta kebersamaan yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

  • Penulis: Ilham
  • Editor: Lusi Mardiana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tetap Produktif Tanpa Burnout, Ini Manfaat Slow Living bagi Mahasiswa

    Tetap Produktif Tanpa Burnout, Ini Manfaat Slow Living bagi Mahasiswa

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Aulia Akhira
    • 0Komentar

    Sukabumidigital.com – Kehidupan mahasiswa sering menghadirkan berbagai tuntutan yang berjalan secara bersamaan. Mulai dari menyelesaikan tugas kuliah, mengikuti organisasi, mengejar prestasi, membangun relasi, hingga mempersiapkan karier masa depan. Banyak mahasiswa akhirnya merasa lelah karena terus mengejar banyak target tanpa memberikan waktu untuk menikmati proses. Konsep slow living untuk mahasiswa hadir sebagai salah satu cara untuk […]

  • PRIBUMI dan PT Estera Prima Corp Bersinergi Dorong Kemajuan Pemuda Jawa Barat

    PRIBUMI dan PT Estera Prima Corp Bersinergi Dorong Kemajuan Pemuda Jawa Barat

    • calendar_month Minggu, 25 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumidigital.com, Sukabumi – Yayasan PRIBUMI Untuk Negeri dan PT Estera Prima Corp menjalin kemitraan strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Kabar Baik Cafe, Sukabumi, pada Sabtu (24/10/2026). Kerja sama ini menjadi langkah kedua pihak untuk memperluas kolaborasi dan mendorong dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan potensi generasi muda di Jawa Barat. Kemitraan […]

  • Dompet Tipis Tugas Menumpuk Begini Cerita Mahasiswa di Akhir Bulan

    Dompet Tipis Tugas Menumpuk Begini Cerita Mahasiswa di Akhir Bulan

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Varisca Zulianti Suryadi
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Akhir bulan sering menjadi masa yang cukup berat bagi sebagian mahasiswa. Uang bulanan mulai menipis, sementara tugas kuliah terus bertambah. Presentasi, laporan, revisi, biaya transportasi, hingga kebutuhan harian datang hampir bersamaan dan membuat mahasiswa harus lebih bijak mengatur pengeluaran. Banyak mahasiswa mengalami situasi serupa ketika memasuki minggu terakhir setiap bulan. Meski sudah menyusun […]

  • Bulu Tangkis Makin Digemari! Olahraga Seru yang Bikin Sehat, Bugar, dan Pikiran Lebih Tenang

    Bulu Tangkis Makin Digemari! Olahraga Seru yang Bikin Sehat, Bugar, dan Pikiran Lebih Tenang

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Bulu tangkis kembali menjadi olahraga favorit anak muda Indonesia. Mereka bermain bersama sambil menjaga kebugaran tubuh. Gerakan seperti berlari, melompat, dan smash melatih kelincahan, ketahanan fisik, serta koordinasi tangan dan mata. Aktivitas ini membuat badminton tidak hanya seru, tetapi juga menyehatkan. Permainan ini menuntut banyak gerakan cepat karena pemain harus mengikuti arah shuttlecock. […]

  • Padel Bikin Nagih! Ini Alasan Olahraga Kekinian Ini Cepat Naik Daun di Indonesia

    Padel Bikin Nagih! Ini Alasan Olahraga Kekinian Ini Cepat Naik Daun di Indonesia

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Bintang film, selebgram, hingga kalangan eksekutif muda kini semakin sering terlihat membawa raket unik di lapangan berkaca. Mereka sedang menikmati padel, olahraga yang memadukan tenis dan squash, yang kini mulai menjadi pilihan baru gaya hidup masyarakat urban di Indonesia. Popularitas padel terus meningkat karena banyak orang merasakan sensasi bermain yang seru dan berbeda. […]

  • 900 Kali Aksi Kamisan: Korban Pelanggaran HAM Masih Menunggu Keadilan

    900 Kali Aksi Kamisan: Korban Pelanggaran HAM Masih Menunggu Keadilan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Marlinda Azizah Sakima
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Aksi Kamisan memasuki gelaran ke-900 pada Kamis (05/03/2026) di depan Istana Negara, Jakarta. Momentum ini menandai konsistensi keluarga korban dan jaringan masyarakat sipil dalam menuntut penyelesaian kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat di Indonesia yang hingga kini belum memperoleh kepastian hukum. Sejak pertama kali digelar pada 18 Januari 2007, Aksi Kamisan berlangsung setiap […]

expand_less