Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar » Gempa M 4,1 Guncang Sukabumi Dini Hari, Getaran Terasa hingga Cianjur

Gempa M 4,1 Guncang Sukabumi Dini Hari, Getaran Terasa hingga Cianjur

  • account_circle Aulia Akhira Ramadhani
  • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumidigital – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,1 mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (15/03/2026) dini hari. Guncangan gempa tersebut terasa hingga wilayah Cianjur dan sempat membuat sejumlah warga panik.

Gempa terjadi sekitar pukul 00.36 WIB saat sebagian besar warga sedang beristirahat. Getaran yang datang secara tiba-tiba membuat sejumlah warga terbangun dari tidur. Warga di Sukabumi hingga Cianjur merasakan guncangan tersebut dan sebagian langsung keluar rumah untuk memastikan kondisi aman serta mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa gempa yang mengguncang wilayah Sukabumi tersebut merupakan gempa tektonik. Aktivitas pergerakan sesar aktif di wilayah selatan Sukabumi memicu pelepasan energi dari dalam bumi yang kemudian menimbulkan getaran di permukaan.

BMKG juga menjelaskan bahwa gempa tersebut termasuk dalam kategori gempa dangkal karena memiliki kedalaman yang relatif kecil. Gempa dangkal umumnya lebih mudah dirasakan oleh masyarakat meskipun kekuatannya tidak terlalu besar.

Peristiwa gempa ini juga memicu perbincangan di media sosial. Sejumlah warganet membagikan pengalaman mereka saat merasakan guncangan melalui kolom komentar di Instagram.

Salah satu warganet dengan akun Instagram _maulanaa04 mengaku merasakan hal yang berbeda saat gempa terjadi. Ia menyebut gempa kali ini terasa lebih mengejutkan dibanding biasanya.

“Biasanya tidak sekaget ini kalau gempa, hanya goyang saja. Tapi yang tadi ada suara gemuruh seperti itu, sampai terdengar sangat besar,” tulisnya.

Meski sempat memicu kepanikan, hingga saat ini petugas belum menerima laporan kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut. Kondisi di wilayah terdampak berangsur kembali kondusif setelah getaran berhenti.

BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. BMKG juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya. Lembaga tersebut meminta warga terus memantau informasi resmi terkait perkembangan aktivitas gempa di wilayah tersebut.

  • Penulis: Aulia Akhira Ramadhani

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Padel Bikin Nagih! Ini Alasan Olahraga Kekinian Ini Cepat Naik Daun di Indonesia

    Padel Bikin Nagih! Ini Alasan Olahraga Kekinian Ini Cepat Naik Daun di Indonesia

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Bintang film, selebgram, hingga kalangan eksekutif muda kini semakin sering terlihat membawa raket unik di lapangan berkaca. Mereka sedang menikmati padel, olahraga yang memadukan tenis dan squash, yang kini mulai menjadi pilihan baru gaya hidup masyarakat urban di Indonesia. Popularitas padel terus meningkat karena banyak orang merasakan sensasi bermain yang seru dan berbeda. […]

  • magerr 843

    “Mager” Jadi Musuh Utama Kesehatan: 58% Remaja Indonesia Kurang Gerak, Ini Risiko & Solusinya

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    SukabumiDigital – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meluncurkan peringatan keras terkait kebiasaan malas gerak atau “mager” yang kini menjangkiti sebagian besar remaja Indonesia. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) terbaru, 58 persen remaja usia 10-14 tahun tergolong kurang aktivitas fisik .Angka ini jauh mengkhawatirkan. Kelompok lansia usia atas 65 tahun menyusul dengan 52,8 persen, lalu remaja akhir usia 15-19 tahun mencatatkan 50 persen. Direktur Jenderal Kesehatan […]

  • Rahasia Kelezatan Nasi Liwet, Cita Rasa Legendaris yang Tak Pernah Tergantikan

    Rahasia Kelezatan Nasi Liwet, Cita Rasa Legendaris yang Tak Pernah Tergantikan

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Ilham
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Nasi liwet merupakan sajian tradisional berbahan dasar beras yang dimasak bersama santan dan aneka rempah seperti daun salam dan serai, sehingga menghasilkan rasa gurih yang khas. Hidangan ini telah lama dikenal masyarakat Jawa, terutama di Solo, yang sampai sekarang identik dengan nasi liwet legendarisnya. Pada masa awal kemunculannya, nasi liwet hadir sebagai menu […]

  • Menyentuh! Parenting Day SMPN 10 Sukabumi Ingatkan Pentingnya Kehadiran Orang Tua

    Menyentuh! Parenting Day SMPN 10 Sukabumi Ingatkan Pentingnya Kehadiran Orang Tua

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumidigital –  Setelah berhasil menyelenggarakan kegiatan Career Day, SMPN 10 Kota Sukabumi melanjutkan rangkaian program dengan mengadakan Parenting Day bertema “Menyembuhkan Diri, Menguatkan Anak: Peran Pikiran Orang Tua dalam Tumbuh Kembang Anak”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kampus Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Sukabumi pada Senin (28/04/2026). Acara tersebut menghadirkan orang tua dan siswa dalam […]

  • Siap Adu Skill Badminton? BSI Flash 2026 Hadir untuk Pelajar Sukabumi

    Siap Adu Skill Badminton? BSI Flash 2026 Hadir untuk Pelajar Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumidigital.com, Sukabumi – Pelajar SMA, SMK, dan MA sederajat di Kota Sukabumi punya kesempatan menunjukkan kemampuan badminton melalui BSI Flash 2026. Turnamen ini mempertemukan pelajar dalam dua kategori, yakni Ganda Putra dan Ganda Putri. BSI Flash 2026 mengusung tema “Sportivitas dalam Kompetisi, Solidaritas dalam Prestasi”. Turnamen tersebut akan berlangsung pada 14–15 November 2026 di GOR […]

  • Kebijakan Kontroversial Buruh Pabrik Sukabumi Wajib Beli Kue Rp700 Ribu

    Kebijakan Kontroversial Buruh Pabrik Sukabumi Wajib Beli Kue Rp700 Ribu

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Aulia Akhira Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumidigital – Sejumlah buruh pabrik pakaian jadi di Kabupaten Sukabumi menghadapi tekanan yang tidak biasa menjelang Lebaran. Mereka mengaku mendapat kewajiban untuk membeli paket kue Lebaran dengan harga mencapai Rp700 ribu. Jika tidak memenuhi permintaan tersebut, perusahaan mengancam tidak memperpanjang kontrak kerja mereka. Kondisi tersebut memicu keresahan di kalangan buruh. Banyak pekerja merasa keberatan karena […]

expand_less